<< June 2013 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Apr 5, 2006
Tarian Asli

TARIAN ASLI

 

ENSAMBEL musik Melayu perlahan mengalun. Pang...pang...bing, dua "terbang" tanpa lempengan kuningan ditabuh melatari jeritan biola dan akordion, ditingkahi bunyi beduk kecil dalam ketukan tertentu. Lima gadis berbusana Melayu memasuki panggung dengan langkah-langkah gemulai. Salah seorang di antara membawa "tepak", kotak khusus untuk menyimpan sirih.


TIM kesenian dari Kota Pekanbaru Riau mementaskan beragam seni Melayu dalam pergelaran bertajuk "Khazanah Negeriku Untuk Bangsaku" yang berlangsung di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat, Rabu (16/3) malam.*
HAZMIRULLAH/"PR"

Di tengah panggung, kelima gadis itu menarikan Tari Persembahan, sebuah kebiasaan yang berlaku di seantero ranah Melayu. Memungkasi tarian, "tepak" dibawa ke hadapan tamu agung sekaligus dipersilakan mencicipi sirih. Tari Persembahan itu dijadikan sebagai tanda dimulainya Pergelaran Seni Melayu Riau bertajuk "Khazanah Negeriku Untuk Bangsaku" yang berlangsung di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat, Rabu (16/3) malam. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Pekanbaru (GAHARU) yang berada di Kota Bandung. Secara khusus, mereka mendatangkan tim kesenian dari Pekanbaru yang tergabung ke dalam Sanggar Maharatu.

Setelah serangkaian kata sambutan, Tari Zapin Tradisi dijadikan sebagai permulaan pertunjukan. Berdasarkan tradisi di Pekanbaru, tarian tersebut digelar saat malam "berinai" (biasanya 4 hari sebelum pesta pernikahan dilangsungkan) dan malam pernikahan. Sayangnya, gerakan-gerakan dinamis dan ragam formasi tak tertampak dalam tarian itu. Di panggung, 4 penari pria hanya mengambil garis lurus (depan-belakang) dalam kisaran jarak yang pendek.

Gerakan yang mereka lakukan hanyalah double-step dengan sesekali mengubah posisi kaki. Padahal biasanya, gerakan-gerakan yang dimunculkan dalam Tari Zapin sangatlah beragam, pun demikian dengan formasinya. Catatan yang sama juga berlaku saat Tari Rentak Zapin Serampang Dua Belas dipentaskan. Tiga pasang muda-mudi dalam tarian itu hanya bergerak dalam kisaran yang kecil sehingga terasa benar kekosongan panggung.

Karakter asli tari Melayu (genre joget-red.) baru terlihat pada tarian ketiga. Dengan iringan musik yang up-beat, 9 penari (4 pria 5 wanita) bergerak lincah dan membentuk beragam formasi. Luas panggung tak hanya dimanfaatkan secara horizontal (belakang-depan dan kiri-kanan), tetapi juga secara diagonal.

Perubahan formasi pun dilakukan dengan cepat dan secara tersamar (tiada batas) sambil tetap bergerak, menggunakan double-step. Itulah sebenarnya daya tarik tari Melayu genre joget. Apalagi, para penari mampu memperlihatkan kualitas gerak yang aduhai. Tak heran jika gemuruh tepuk tangan penonton mereka terima begitu tarian usai.

Grafik suasana tetap dipertahankan menyusul digelarnya Tari Rentak Belian (ritual pengobatan milik masyarakat Kab. Indragiri Hulu). Uniknya, musik pengiring didominasi oleh entak perkusi dan kostum para penari pun menyerupai adat orang Dayak.

Dalam pergelaran itu, Sanggar Tunas Melayu Bandung turut mementaskan sejumlah tari, seperti "Zapin Anak Negeri" dan "Joget Tanjung Katung". Selain tarian, digelar juga lagu, puisi, serta fashion show. Malam itu, anak-anak Melayu di rantau orang benar-benar dimanjakan. Dusun di seberang pulau pun seperti tampak di depan mata. (Hazmirullah/"PR")***


Posted at 08:42 pm by 5tarian
Comments (6)  

Pengenalan

Terdapat pelbagai jenis tarian yang ditarikan oleh setiap kaum . Setiap kaum mempunyai betuk dan asas tarian yang amat berbeza antara satu sama lain .

Bagi masyarakat Melayu ada 5 tarian asas yang perlu dipelajari oleh setiap penari iaitu ; tarian asli , tarian inang , tarian masri , tarian joget dan tarian zapin .

 

tarian zapin

Tarian Zapin yang asal dipercayai berasal dari Tanah Arab yang geraknya adalah cepat dan tidak banyak gerak bunga tarinya. Zapin Pekan dipercayai telah diperkenalkan di sekitar daerah Pekan oleh seorang tukang songkok yang berasal dari Sumatera bernama Adam pada tahun 1930-an. Zapin begitu porpular pada tahun-tahun lima puluhan dan enam puluhan di daerah Pekan terutamanya di Kampung Tanjung Gemuk dan Kampung Lamir. Tarian zapin biasanya ditarikan dalam majlis-majlis perkahwinan dan majlis keramaian. Anak-anak muda menjadi penggiat utama dalam tarian zapin ini kerana mereka mempunyai tenaga dan keupayaan menari dalam rentak yang cepat. Seorang pemuzik bernama Tengku Mansor, telah mengambil inisiatif mencipta lagu-lagu sebagai pengiring kepada muzik dan tarian zapin. Antara lagu-lagu yang dicipta ialah Ya Salam, Yale-yale, Tanjung Serindit, Sri Pekan, Lanchang Kuning, Gambus Palembang, Lancang Daik. Lagu-lagu ini dinyanyikan oleh isteri beliau Cik Norlia yang berasal dari Singapura.

  tarian asli

Tarian ini dicipta berdasarkan lagu - lagu melayu asli dengan mengikuti irama lagu - lagu melayu asli yang tertentu. Seni tari jenis ini ialah tarian yang dicipta daripada lagu Makan Sirih , Gunung Banang , Sapu Tangan , Asli Selendang , Bentan , Telani , Asli Abadi dan sebagainya.

 tarian inang

Pada zaman kesultanan Melayui Melaka, tarian mak inang sangat popular ditarikan pada hari-hari kerja kahwin tetapi kini ditarikan majlis-majlis sosial.

TARIAN JOGET

Tarian ini diperngaruhi oleh kebudayaan Portugis dan dijadikan sebagai tarian sosial serta diterima oleg berbagai-bagai kaum di Malaysia.

 

TARIAN MASRI

Pakaian dan aksesoris suku pedalaman yang ditampilkan kontingen Irja memikat ribuan penonton yang menyaksikan karnaval Jamnas kemarin petang. Meski penasaran, penonton perempuan banyak yang malu-malu melihat penampilan peserta yang berkoteka.

 
 


Posted at 07:18 pm by 5tarian
Comment (1)